pindah dari blogspot

Terkirim Agustus 29, 2006 oleh asmaradana
Kategori: Uncategorized

lama terbengkalai catatan ini akhirnya hijrah kesini…

live show & main bareng#2: bekerja sama menunda ejakulasiku supaya siap buat threesome

Terkirim Maret 2, 2003 oleh asmaradana
Kategori: Uncategorized

sekarang kami berdiri berhadapan
beha hitam itu masih menggantung dipenisku
“aihhh kamu memang hebat, lulus, behaku nggak lepas jatuh sayang”

kami berciuman
tangan kami sama-sama nakal
aku ciumi lehernya
tante mengaduh demonstratif
“auhhh aku kangen sayang…
kamu tahu kalau wanita lagi kangen cumbuan
pikirannya kontol melulu
aku beruntung punya kamu
kamu harus tahu itu sayang
wanita dewasa normal butuh kontol,
kontol, kontol, kontolllll, kontollllllllllll
aduh enaknya… butuh kontolllll
tau nggak?”

saat itu aku sudah menciumi teteknya
menjilati seluruh permukaan payudara
menjilati dan mengulum puting yang mengeras

aku angkat kedua lengannya
aku cium dan jilatin ketiaknya yang berbulu lebat
“ohhh sayang, kamu masih suka jembut ketekku ya?
iya sayang itu buat kamu
semua bagian tubuhku buat kamu…
tubuhmu juga buat aku ya…
kontolmu, spermamu, buat aku….
berikan kepadaku sayang, anak pinter ganteng”

tante mundur, satu kaki naik ke meja makan
aku segera menyosor pusat kewanitaannya
hidungku, mulutku, lidahku menggarap itu semua
sampai pipiku dan daguku basah oleh lendir encer vagina
ketika aku mendongak buat ambil nafas
kulihat tante sedang terpejam,
tangannya meramasi payudaranya sendiri
menarik dan memilin putingnya sendiri
sekarang matanya terbuka
dia berusaha menjilati payudaranya sendiri
akhirnya dia jilati ketiaknya lebatnya itu…
alangkah jalang dan indahnya…
“sayangku anak ganteng, aku rindu kontolmu!
mana kontolmu, mana, manaaaaaaa…”

tante menurunkan kakinya
dia berbisik, “kita bikin lebih demonstratif dan hot ya?
biar dia terangsang, sayang….
kamu suka threesome kan?
kamu jangan buru-buru supaya enggak cepat muncrat
masih inget kan yang aku ajarin?”

aku bimbing dia ke sofa
aku pangku tanteku ini
dia makin manja karena demonstratif
“aduh sayang, udah basah banget nih…
sekarang aku mau kamu apain sih?”

aku ciumi dia dari belakang
aku lumat telinganya, lehernya, tengkuknya
sambil tanganku menari di atas tetek, puting, perut, memek
aku menciumi ketiaknya yang berbulu

tante mengangkat badan
tangannnya mencari batangku
“ah kamu pinter anak ganteng
kamu ngajak aku onani pake kontolmu kan?
iyahhhh onani paling enak itu pake kontol…
semua wanita normal suka onani
tapi nggak semuanya pernah onani pake kontol”

tante mengangkang dengan posisi masih menduduki aku
tangannya memegang batangku
digserkannya digerakkannya kontolku ke vagina
mulanya di bibirnya
lalu itilnya
untung aku sudah tahu cara menunda ejakulasi
“ohhh sayang, kontolmu enak, aku kayak layang-layang lepas, melayang ke alam nikmat”

aku tahu ini kata kata kata sandi agar membayangkan permainan layang-layang
supaya pikiranbku tak sepenuhnya ke seks sehingga aku nggak cepat muncrat
sama seperyi yang dia ajarkan kemarin-kemarin saat bercinta dalam gelap…

memang luar biasa
tante terus mengobel memeknya dengan kontolku
tapi tanpa penetrasi
aku sendiri merasa seperti dikocok dengan kenikmatan dua kali lipat
untung tante sudah mengajari ilmu menunda ejakulasi

aku menahan nikmat dan membayangkan layang-layang
sambil menjilati punggungnya
ketika tanta mengangkat lengan untuk menjilati ketiak
kulihat bayang tubuh dibalik kegelapan pintu pojokan pantry
rupanya tante rosana ingin melihat lebih jelas
makanya aku bisikin tante, “kita nyalakan lampu…”
tante langsung paham
dia berdiri
menghampiri saklar lampu downlight diatas sofa
mematikan lampu-lampu lain
sekarang kami seperti dipanggung…
tante kembali keposisi semula
dia kembali mengobel memeknya dengan tititku
tanpa penetrasi
kurasakan cairan memeknya membanjir

aku tak tahan
gerakan tante kian gila
dia terbawa oleh akting dan nafsunya
akhirnya kontolku menembus memeknya
“auhhhhhhh ini baru kontol sejati pria idaman!
ayo bantuain aku mainin itilku sayang!”

aku semakin membuang pikiran seks supaya tahan lama
aku membayangkan layang-layang dan sepeda
aku terpejam sembunyi di balik punggungnya yang berpeluh
aku tak tahu apa yang tante lakukan
apa saja yang tante teriakkan
aku masih ngaceng tapi larut dalam konsentrasi lain

kurasakan tubuh tante kian berpeluh
gerakannya makin menggila
tiba-tiba tubuhnya bergetar
lalu mengejang
“kontol! aku sampai! akuuuuuuuuuuuuuuu!”

dia mencapai orgasme sendirian
memainkan kontolku di memeknya sambil mengonani itil
akhirnya tubuhnya diam
menyandar ketubuhku
nafasnya tersengal
“makasih anak cakep… kontolmu hebat….
sayang nggak semua wanita tahu kehebatan kontolmu
ketika digenggam pakai memekku….”

aku sudah menguasai diri
masih ngaceng tapi gairahku sudah menurun
aku tak ejakulkasi

“tante aku pingin dioral sampe muncrat
ahhh nggak aku pengin anusnya tante
aku kangen anal seks, aku kangen…”

tante masih kuat
dia ngambang mengangkang
memegang tititku yang menegang
dan blessss masuklah ke anusnya
lalu dia menyandar diam…

kini guliranku yang demonstratif
“tante sayang, memekmu indah dan nikmat…
hanya tante yang tubunya nikmat, peluhnya aku suka,
anusnya aku sayang, teteknya terawatm jembutnya bagus…”

aku jilati ketiak itu lagi dan lagi
aku jilati payudara itu
aku cupangi

“anak nakal sayang, kamu nggak pingin memek lain?”
“ah enakan unya tante…”
“kamu harus nyoba tetek dan memek lain sayang”
“emang ada tante?”
“kamu mau nggak?”
kali ini tante naik turun sebentar supaya anusnya bisa memainkan penisku
“cantik tante?”
“cantikkkkk”
“tuaan mana sama tante?”
“sama, belon pernah punya anak, jadinya memeknya masih utuh kayak aku, teteknya belum pernah nyusui..”
kali ini kontolku diam di anusnya supaya birahi tak meroket naik sehingga tak cepat muncrat

“teteknya bagus nggak tante? gede?”
“uhhh 34c! putingnya merah…”
“memeknya rapet tante?”
“iya dong, warnanya juga merah karena kulitnya putih…”
“jembutnya bagus tante?”
“ouhhh lebat soalnya turunan bule…”
“dia punya bulu ketek tante?”
“kayaknya nggak sih soalnya dicukur terus, kali malah udah dilaser segala”
“anusnya enak nggak?”
“kayaknya dubur dia masih perawan”
“dia bisa ngisep tititku nggak tante?”
“ohhh dia jago sayang, lidahnya panjang”
“minum mani mau nggak dia ya tante?”
“uhhh kamu bisa kapok soalnya spermamu akan kering”
“dia suka dioral nggak?”
“itu pasti sayang, semua wanita suka kalo memeknya dioral laki”
“aku cebokin memeknya pake mulut mau nggak ya tante?”
“wuahhhhh mungkin dia belum pernah tapi sekali dapet gituan pasti ketagihan”
“bau tubuhnya enak nggak tante?”
“biar ada darah bule dia kan ada darah chinese, baunya pasti khas unik sedap”
“itilnya gede atau kecil tante? bisa aku emut sampe bengkak?”
“itil dia itu kalo ngaceng segede kelingkingku! mau nggak sayang?”
“gimana mainnya tante?”
“kamu pengin gimana?”
“mmmm gimana ya? gimana enaknya tante?”
“ya kamu dong, katamu kamumau niru bokep”
“oh ya kalo pas gini dia menghampiri kita, njilatin memek tante dan kontolku mau nggak?”
“harus mau dong… jadi kamu mau kan?”
“kalau aku muncrat duluan gimana tante?”
“boleh sayang, tapi aku yakin kamu akan ngaceng lama”
“terus nanti maniku muncrat dianus tante itu atau dimemeknya atau dimulutnya?”
“tergantung kamu mainnya sayang. mau kan kamu? mau nggak?”
tante memutar pinggulnya, menaikturunkan, sehingga tititku seperti menari dalam liang anusnya….

tante membungkuk tanpa meninggalkan penetrasi kontolku di anusnya
dia mengambil syal
“tutup matamu sayang, kita mulai petualangan…”
dia mengatur jarak supaya aku bisa menutup mata
kini dia memutyar tubuh, kontoku terlepas dari anusnya
“kamu pura-pura belum tahu dia ya” bisiknya
aku mengiyakan dengan mencubit pantatnya…

kini tante kembali ke posisi semula
mengangkang di atas pangkuanku
kontolku dia tancapkan lagi ke duburnya
aku menantikan datangnya sensasi dengan berdebar…

live show & main bareng #1: melayani stw lajang matang jalang

Terkirim Maret 1, 2003 oleh asmaradana
Kategori: Uncategorized

kau tampak agresif dan bergairah sekali tante
juag tampak menja sekali
kau kencangkan musik instrumental
kau peluk aku
kau berbisik, menempelkan mulut ketelingaku:
“kamu inget fantasi kita dulu?
main seks bertiga, kamu satu cowok lawan dua cewek?”

aku mengangguk
“sttt jangan nengok, sekarang ada yang mau ngintip kita.
tapi kamu pura-pura nggak tahu ya.
aku perlu ngasih tahu supaya kamu nggak kaget.
yang ngintip kita itu si rosa, rosana.
dia lagi gatel, lagi horny, sayang…

udah delapan bulan nggak make love
kamu siap? kita role play yahhhh…”

kemudian kami berpelukan
aku memeluknya dari belakang
menciumi dan memagutnya
tanganku nakal senakal-nakalnya
tante indriani jadi semakin demonstratif
aku mengimbanginya
aku rengut blusnya
aku campakan rok bawahannya
dia cuma pakai bra dan celana dalam
susunya aku remas
putingnya aku tarik
bulu ketiaknya aku ciumi dari belakang

“kontol ganteng kamu kangen nggak?”
“iya tante cantik memek jelita… aku kangen”
“buka dong semuanya…”

tante mundur, naik ke meja makan, telentang, mengangkang
aku tahu itulah sudut yang pas buat tante rosa yang sedang mengintip
tante rosa campuran indo & chinese dengan tetek gede
kulitnya putih, hidungnya mancung, bulu tangannya banyak
tingginya 165 an, umurnya sebaya tante indriani

“kurangin lampunya sayang,” pinta tante
kuselesaikan dulu pelepasan pakaianku sampai aku bugil
batangku langsung tuing tegak mendongak
“ah kontol gagah…. aku kangen, kengennnn,” tante merintih manja
dia jadi demonstratif dan tambah jalang tapi aku suka
apalagi dia mengangakng sambil mengelus-elus vulvanya
celana dalamnya udah nyantel di lutut kirinya
cepat sekali dia melepasnya
kutangnya dilempar ke aku
“cantelin sayang,” perintahnya
aku tahu maksudnya
bra hitam itu aku cantelkan titit ereksiku

aku menghampiri saklar, mematikan lampu
sekarang temaram cuma pakai lampu malam
dibalik pintu disudut pantry aku tahu ada kaki
sudut itu itu bisa melihatin kami

aku hampiri tante indriani
dia raih kepalaku
dia jambak rambutku
dia tekan dan putar kepalaku ke vulvanya
aku oral habis-habisan memek basah itu
tante merintih demonstratif

“anak ganteng, lidahmu jantan banget, auhhh
kontolmu nanti masukin kesini ya…
awas behaku jangan lepas dari hanger ngaceng itu….
yah, yaaaa enak… nikmat… jilat terus….
kamu pinter sayang, yiaaaaaa itilku diemut gitu enak”

dia ngomong begitu sambil menekan kepalaku
aku gelagapan tapi merasakan sensasi gila
aku tahu dalam keramanangan maka pemandangan tak begitu jelas
tante juga tahu itu makanya dia terus berucap kata-kata erotis
“iya pinter kamu, jarimu masukin… gila enaknya…
ahhhh puter terus…. ahhh nakal jarimu masuk anusku….
aughhhhhh… kamu emang laki-laki pilihan wanita dewasa
aihhhh gila, gila, gila, ya gitu! gitu sayang!
jarimu masuk ke memek dan anus sekaligus!
puter mainin, aughhhhhh itilku kamu emut lagi yaaaa…
terlalu kamu, nyabut jembutku yaaaaa….
aduh nanti jembutku abis sayang…”

padahal aku tak mencabuti jembutnya
tapi tante rupanya ingin menjejalkan fantasi kepada pengintip itu

aku rasakan nafsu tante makin meninggi
sekarang bukan akting tapi terangsang sungguhan
cairannya membanjir
aku menyeruputnya keras-keras agar terdengar pengintip itu
aku tarik mukaku, ambil napas,
“tante sayang aku habisin ya cairannya biar enggak becek?”
“harus sayang, harus habis, rasanya masih enak kan?”
lagi-lagi aku melakukan slurping lendir encer vaginanya
dengan suara yang aku keraskan
aku lebih demonstratif, menyuarakan kedahagaan cairan…

bercinta dalam kegelapan #2: pelajaran menunda ejakulasi

Terkirim Februari 18, 2003 oleh asmaradana
Kategori: Uncategorized

lalu sleppppp
masuklah kontolku yang mendongak keatas
ke liang hangat basah berdinding lunak

tante bergerak
memutar pinggul
menaik turunkan pinggul
nafsunya menanjak
nafasnya memburu
lalu datanglah orgasme pembuka untuknya
karena wanita memang bisa orgasme berulangkali

akhirnya tante berguling, posisi menjadi dibawah
aku sudah tahu bagaimana caranya supaya penetrasi tak terlepas
sehingga kini akulah yang aktif
menindihnya
menciuminya
membelai rambutnya
meremas susunya
mengulum putingnya
mencubiti bulu keteknya
menjilati ketiaknya yang kuyup

tante mengangkang lebar
kakinya naik keatas menyandar kebahuku
maka penetrasiku semakin leluasa
aku putar pinggulku
aku sorong batangku didalamnya liang itu
aku cabut kontolku lantas aku pukul-pukulkan ke itilnya
tante mendesah melenguh

memek itu akhirnya banjir sehingga becek
aku cabut kontolku
aku jilat memek itu untuk mengepelnya agar cairannya habis
aku ambil celana dalamnya untuk mengeringkan cairan
lalu aku masukkan lagi kontolku kememeknya
ahhhh alangkah peretnya
susah masuknya
tapi pelan dan lembut
akhirnya batang itu menembus juga
panas terjepit batang itu dalam empotan liang tante

birahiku kian meninggi
tante pun juga begitu
batangku mendongkrak g-spot-nya
dia gelagapan menahan nikmat
tapi akhirnya orgasme kecil lagi

aku terus memompa liang itu dengan batangku
peluhku membanjir menetes ke tubuhnya
aku merasa seperti terkocok hebat
sementara tante mulai mendaki lagi

“tante aku udah nggak tahan…”
“tahan sayang, aku sebentar lagi sampai..”
“tante, ini terlalu nikmat, aku mau muncrat…”
“tahan sayang, kamu bisa nahan, ayo sayang kamu bisa. aku sebentar lagi sampai…”
“gimana caranya tante?” aku bertanya dengan nafas memburu

tante mencubit pantatku
“stttt… kamu diam dulu anak cakep, biar tante yang aktif”
maka dengan posisi tetap dibawah tante terus bergerak liar
aku seperti setengah tiarap di atas tubuhnya,
tanganku bertumpu seperti push up pada kasur
tapi rambatan nikmat itu begitu kuat
“tante, aku nggak tahan, sperma kalau udah jalan nggak bisa direm…”
“stttt tenang sayang, kamu bisa kok. bisaaaaaa…”

aku menindih tubuhnya dengan posisi diam
tante terus aktif
menggelinjangkan diri dengan liarnya

“anak ganteng,
sekarang kamu jangan mikirin sex dan memek.
pikirin hal lain sayang.
bayangin kamu lagi main layang-layang, atau lagi naik sepeda jauh sekali, atau bayangin apa aja di masa kecilmu yang nggak ada hubungannya sama memek dan tubuh perempuan…”

maka aku mencoba membayangkan main layangan
bercampur bayangan tentang kuda liar yang melaju dilapangan
aku membayangkan balon udara ditengah awan
akhirnya aku bisa konsentrasi penuh
tak mampu lagi mendengar desah dan bisikan jalang tante
sampai akhirnya kurasakan tante mengejang
jarinya meremas punggungku, mencakarinya
giginya menggigiti dadaku dan lenganku
kudengar teriakannya yang tertahan:
“aku, akuuuuu, akuuuuuuuuuuuu… aku sampai, sampai, sammmmmm….pai!”
dia orgasme total dengan tubuh mengejang

ah aku berhasil menunda ejakulasi
selanjutnya aku tinggal menuntaskan gejolakku
lima menit kemudian spermaku muncrat ke dalam liangnya…

terima kasih tante lajang jalang…
aku bahagia malam ini…
aku tahu cara mengantarkan betina menuju puncak birahi

bercinta dalam kegelapan #1: sebuah pengalaman baru

Terkirim Februari 17, 2003 oleh asmaradana
Kategori: Uncategorized

kau padamkan semua lampu paviliun
lampu luar pun kau matikan

kita tak dapat saling melihat
hanya dapat saling meraba dan memegang

dalam gelap kita bercumbu
aku rebah telentang
dengan celana pendek dan tanktop basket
kau diatasku dengan lingerie sutera
kurasakan desah lembut napasmu,
bau mulutmu, bau ketiakmu, bau tetekmu
sapuan rambutmu diwajahku…

kau cium aku, kau julurkan lidahku kemulutku
kau bimbing tanganku merabai punggungmu, pinggangmu
lama-lama ikatan lingerie terlepas
kurasakan puting yang mengeras

“tante, ini nikmat, ini baru…” kataku
“stttt diam dulu, jangan banyak bicara sayang,” bisikmu

kau masih menindihku
dengan terengah penuh nafsu
kau rabai kaosku lalu kau renggut
kurasakan puting keras menyapu dada
kurasakan payudara kenyal menindih lembut
kurasakan jembutmu menggeser-geser permukaan perutku

kau ciumi dadaku
kau jilati putingku
kau sapu dada dan perutku dengan lidahmu
lalu kau lepas celanaku luar dalam
kurasakan batangku terjepit payudaramu
kurasakan putingmu kau gesekkan diujung penisku
ohhh nikmatnya
aku cuma merasakan dan menikmati
tanpa melihat semua itu

lantas kurasakan sesuatu yang berbulu menggesek tititku
ohhh itu bulu ketiakmu
ac yang tadi aku kecilin suhunya membuatmu mulai berpeluh

aku tarik lenganmu agar tubuhmu naik keatas lagi
aku pagut bibirmu
aku remas susumu
aku ciumi bulu ketiakmu
aku gigit lenganmu, susumu, lehermu
jemariku menari diatas punggungmu
kau tetap menindihmu
lingerie sudah terlepas entah kemana
kurasakan jembutmu menggeser batangku
aku remas pantatmu
aku putar
aku julurkan jari tengah
menembus vaginamu
aku cabut lalu pindah ke anusmu
berulangkali kulakukan
sementara tubuhmu terus bergerak
dalam gelap
tanpa berucap kata
kita menikmati gejolak hasrat kodratiah

tubuhmu bergeser
kurasakan memekmu mulai basah, menyapu pahaku
ku gesek-gesekan liang itu disitu
pahaku basah…
kurasakan bibir luarmu yang menggembung
ketika kau mengambangkan memek dan menggeser lembut
kurasakan klitoris yang menegang kencang…

dalam gelap kita tak saling lihat
kita tak bertukar ucap
kita saling mencari titik nikmat…

>> bercinta dalam gelap #2

diskusi di ranjang saat datang bulan#7: berakhir dengan ejakulasi pagi hari

Terkirim Januari 12, 2003 oleh asmaradana
Kategori: Uncategorized

dalam dingin ac kamar
kita tidur berpelukan
aku telanjang bulat
kau tetap dengan piyamamu

aku tak ingat kapan lelap menjemputku
aku hanya ingat ketika kantuk datang
aku buka kancing baju piyamamu
aku sibak supaya ketiak terlihat
dan aku benamkan wajahku kedalam kelebatan rimba ketiakmu
sementara tanganku memegangi payudaramu
kakiku menumpang kepinggulmu
kujadikan tubuhmu yang hangat sebagai guling

pagi hari aku terbangun
karena tante sedang mengelap tubuhku dengan tissue
ternyata aku ejakulasi
membasahi seprei dan piyamamu
“ih banyak banget sayang,” katamu sambil tersenyum
“habis nggak kepakai sih,” jawabku
kau oleskan jari telunjukmu yang basah oleh mani ke mulutmu
“mani pagi itu paling enak, panas dan segar,” katamu

diskusi di ranjang saat datang bulan#6: tentang intimacy menyeluruh

Terkirim Januari 11, 2003 oleh asmaradana
Kategori: Uncategorized

“tante aku kok ngerasa nikmat ya… aku ereksi, pingin bersetubuh tapi belon bisa karena tante masih merah, anehnya aku kok nggak kecewa gitu… ya pingin sih dikocok sama diisep tante sampe keluar… maksudku gimana yah? happy gitu, nggak pingin langsung tancep lalu muncrat”

“artinya kamu udah mulai bisa menikmati sex secara lebih dewasa, sayang”

“maksud tante yang kemarin sex kekanak-kanakan gitu?”

dia tersenyum, mengecup pipiku. lalu bilang, “bukan gitu sayang. maksudku tuh sex akan lebih nikmat kalo isinya bukan cuma penetrasi kontol ke memek. intinya sex kan kebersamaan, saling memberi, saling nerima. nah ngobrol mesra kayak gini tuh juga bagian dari intimacy. nafsu kita biarin menjalar pelan, timbul tenggelam, tapi tetap nikmat gitu lho sayang. bahkan biarpun aku lagi mens sehingga nggak mungkin bersetubuh aku pun tetap nikmat…”

“wanita suka begitu ya, tante?”

“oh ya. pasti itu. persis.”

“jadinya percintaan bisa panjang dan lama ya tante. kalo langsung tancep emang kurang asyik ya….”

“makanya kamu belajar terus. setelah pinter dan kamu bosen sama aku maka kamu bisa nyoba sama cewek lain yang lebih muda dan segar… jangan langsung main tancep ya. inget baik-baik itu…”

aku mencium pipinya lalu bibirnya. lamaaaaa sekali. tanganku nakal lagi, mencari pegangan dua bakit dibalik baju piyama, dan mencari rumput liar dibawah pangkal lengan. tante mulai meninggi birahinya, nafasnya memburu, debar jantungnya kurasakan kuat, wajahnya merona merah…

“tante aku mau bobo telanjang bulat tapi tante nggak usah. boleh kan?”

dia tersenyum, menganggukkecil, dan memijit hidungku. aku pingin kelonan sampai pagi. aku telanjang dia tidak. ah pasti akan indah.

diskusi di ranjang saat datang bulan#5: tentang masturbasi pria & wanita

Terkirim Januari 11, 2003 oleh asmaradana
Kategori: Uncategorized

“sayang, kamu suka onani mulai umur berapa,” tanya tante, dengan tetap membiarkan merebahkan kepala di payudaranya yang putingnya ternyata mengeras terus setelah aku kecup kulum jilat itu.

“yaaaa berapa ya? umur 13 kali. kalo tante?”

“mmm aku kan udah cerita ke kamu dulu”

“aku dulu juga udah jawab kan, tante? cummmmmhhhhhhhh…” jawabku sambil menarik puting kirinya dengan katupan bibirku. tante mencubit tititku.

“sebelum kenal aku dan setelah kenal aku, ada perbedaan nggak? lebih sering atau jadi jarang?”

“sama aja tuh tante. kalau tante?”

“rada berkurang sih…”

“tante, kalo cowok sering onani itu tuanya impoten ya?”

“nggak lah ya. onani itu perlu, itu kan saluran buat ngelampiasin nafsu kamu, juga nafsu aku. lebih banyak manfaatnya ketimbang kerugiannya. paling kerugiannya cuma lemes, terutama cowok. wanita sih bisa lemes juga sih terutama kalo dalam masturbasi itu bisa orgasme berkali-kali dan akhirnya puncak secara total…”

“manfaat onani buat tante apa?”

“selain nyalurin nafsu gitu? ooo banyak, sayang. aku jadi makin mengenal kewanitaanku, sexuality aku, erogenous zone aku, keinginanku… pokoknya eksplorasi dirilah sampai aku kenal betul aku sebagai wanita secara biologis.”

“maksud tante?”

“ya aku jadi tahu bahwat anpa penetrasi pol atau perangsaan nonstop di itil aku juga bisa orgasme. dengan onani sambil mengelus-elus atau kadang narik-narik putingku dan njilatin ketekku sendiri aku jadi tahu bahwa ternyata ada sensasi yang nggak cuma ngangkang lalu titit masuk kelubangku. gitu lho sayang…”

“berarti wanita yang nggak pernah onani tuh nggak kaya dong sexualitasnya?”

“bisa jadi sih. tapi kalo dalam praktek mereka selalu ngedapetin variasi dan eksperimen macem-pmacem ya berkembang dan jadi kaya kok sexuality-nya…”

“tante lebih banyak diperkaya dari mana, praktek ata onani?”

“dua-duanya sayang, itu kan saling melengkapi,” katanya sambil mengelus kontolku…

diskusi di ranjang saat datang bulan#4: tante mengajariku jadi pria andalan

Terkirim Januari 9, 2003 oleh asmaradana
Kategori: Uncategorized

aku bertanya kepadamu sekadar bermanja-manja
“tititku bagus nggak tante? enak nggak?”

kau tersenyum, lalu meraba batangku, dan menyingkap tutup
batangku masih melemas, kau mengelus pelan
“bagus, bersih… enak? iya dong! buktinya aku suka”

“cium dong tante…”
dia mengecup batang itu, mengelus pangkalnya
aku geli-geli nikmat

“isep dikittt aja tante..”
dia melakukannya… pelan ujung itu dia emut isap
lama-lama batangku menegang
menjulur panjang ketenggorokannya
tante melepaskan emutannya
“dasar anak nakal nafsu gede…” katanya

lalu dia menyalakan lampu ranjang yang satunya
dia periksa batangku yang menegang
“ahhh ada tahi lalatnya, ini titit pantesan kuat”

“masa iya sih tante kalo ada tahi lalatnya kuat?”

“kata orang sih… tititmu emang kuat, ngacengnya lama… hihihi… tapi kamu ingat waktu pertama dulu kan? belum apa-apa udah keluar manimu… hihihi… sekarang sih kamu pinter bisa atur tegangan…”

aku senang sekali diperlakukan seperti itu…

“kebersihan titimu itu kamu rawat sayang, supaya tetap sehat. aku paling seneng kalo ngeliat punyamu udah memerah dan ngaceng pol karena itu pertanda mau muncrat hebat, kenceng semburannya. buat wanita juga sensasi lho dapat muncratan mani yang kenceng dan banyak, baik di vagina maupun di wajah dan tetek. pas di anus juga sensasional, tiba-tiba ada cairan panas masuk ke perut… hihihi…”

“kocok dong tante…”

“entar, sabar dikit kenapa sih sayang. belajar dong menikmati kebersamaan tanpa sanggama, tanpa langsung muncrat. keterampilan seperti itu perlu kamu kuasai kalo kamu ingin bercinta dengan banyak wanita karena wanita kalo cuma disetubuhi akan ngerasa sebagai obyek belaka, tapi kalo ada kemesraan gini mereka akan bahagia… makanya kamu belajar sayang…”

diskusi di ranjang saat datang bulan#3: tentang orgasme wanita

Terkirim Januari 8, 2003 oleh asmaradana
Kategori: Uncategorized

kau tak melarang ketika tanganku menyelip kebalik baju piyamamu
merabai puting yang ternyata mengeras
meremas lembut payudaramu
merayap ke lipatan ketiak nan berbulu

aku berbisik, “tante, aku boleh nanya?”

“apa sayang? boleh,” jawabmu lembut

“kalo pas gini tante pingin bersanggama nggak sih?”

“pingin sih pingin, tapi kan jalannya belon dibersihin,”jawabnya, sambil mencubit pipiku.

“semua wanita gitu, tante?”

“ada yang gitu ada yang nggak…”

“yang namanya kepuasan sex bagi wanita itu gimana sih, tante?”

“mmmm gimana ya? macem-macem pokoknya. nggak kayak laki. tapi kamu nanti kalo udah banyak ngeseks apalagi sama wanita yang kamu cintai, kamu bisa puas meski tanpa ejakulasi, karena persenggamaan menjadi percintaan yang tulus…”

“masa sih?”

“iya… ketika umurmu bertambah, kelenjar hormon kamu kan nggak kayak sekarang lagi, dimana nafsumu gede banget, tititmu juga gampang ereksi, malah kalo pagi pasti tegak, nah ketika umurmu kamu bertambah, dan seringbercinta, kamu akan sampai kepada suatu titik bisa puas tanpa orgasme total, tanpa ngeluarin mani…”

“kalo wanita gimana, tante?”

“ohhh kalo wanita lebih dini. masih muda pun bisa mendapatkan kenikmatan tanpa orgasme total tapi nggak berarti mereka kagak butuh climax ya. butuh sih tetep butuh, dan wanita akan sangat bahagia kalo bisa multiple-orgasm. tapi supaya bisa multi orgasme kayak aku, itu tergantung akunya sendiri dan kamu kan… kadang pas kamu oral sama kamu mainin pakai jari tuh ya aku bisa orgasme beberapa kali, nah kalo nafsuku makin meninggi ya aku minta titit kamu masuk sampe akhirnya datanglah climax… “

“climax bareng itu enak nggak tante?”

“wohhhh enak sekali sayang. aku pas puncak teratas kamu pas muncrat menggenangi ujung liangku. itu bikin super nikmat wanita tau?”

“tapi tanpa orgasme tante juga bisa kan?”

“iya, makanya itu yang aku mau bilang. kadang tanpa orgasme udah nikmat kok. soalnya dari bersenggama itu aku kan dapet kenikmatan kecil, dapat rasa kebersamaan, intimacy, kehangatan, saling memberi, saling menerima… aku juga ngerasa masih cantik, masih menarik, masih sexy, ah banyaklah pokoknya sayang…”

aku menciumnya. lembut sekali…


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.