gada pemukul penggoda gairah

tante sayang,aku memanng makin pintar, makin nakal
kau bilang aku kejam karena menyiksamu dalam gairah
ketika birahi memuncak dan mendamba penetrasi
maka aku kangkangkan kakimu
aku pukul-pukulkan tongkiku
ke permukaan kelentit besarmu
ke kedua belah labia mayoramu
aku geserkanaku gesekkan
aku dongkrakkan ke kulup pelindung itil
kau akan menjeritkau bilang aku nakal, kejam dan kelewatan
saat itu kau makin terangsang m
akin basah
terus membanjir
mulutmu mendesiskan nama-nama genital kita
kau remasi sendiri payudaramu
kau jilati ketiakmu yang berbulu
kau terus meminta agar kontolku segera menembus memekmu
aku terus menggodamu
dengan memukuli vulvamu
pakai penggada lunakku
kupermainkan nafsumu
kudidihkan hasratmu
kau mendesis mendesah menjerit
sampai akhirnya kau tak tahan
kau raih kau genggam batangku
sementara tangan satumu menyibak mulut liang agar melebar
dan blessss kontolku menembus memekmu
kau remas kuat pantatku
pinggulmu maju mundur memutar
batangku pol sampai menyentuh mulut cervix
kau terpejam kadang membelalak
sampai kemudian kau menjerit
“sayang! aku sampai, sampai, sampai!”

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: