orgasme total tanpa ketelanjangantanpa persetubuhan

ah tente indriani
kau perkenalkan aku kepada penjelajahan tak berbatas
segala persetbuhan panas dan gila telah kita jalani
kemarin kau tawarkan sesuatu yang beda
bercinta tanpa telanjang bulat
tanpa memasukkan batang ke liang
tapi akan sampai ke puncak kenikmatan
kau bilang seperti orang pacaran
yang ceweknya takut kehilangan keperawanan

kita bercumbu di paviliun
malam hari di teras depan
dengan terlebih dulu menggeser pot-pot tanaman
agar menjadi tambahan tabir penutup percintaan
debar rasa mencuri-curi kesempatan
menurutmu justru nikmat
ada saat kita berhenti sejenak
karena tukang sate lewat
karena mobil depan rumah datang
karena ojek pengantar anak kos sebelah tiba
karena orang masih saja lalu lalang

kita bercinta menahan suara
agar tak terdengar
tapi aku bisa nyolong-nyolong untuk menyusu tetekmu
menciumi dan mencabuti bulu ketiakmu dengan gigitanku
menjilati kelentitmu, mengulumnya,
dan menariknya dengan katupan bibirku
untuk kuputar kubenam kubasahi
dan kau sama sekali tak berani mengaduh teriak
lidahku menari di atas vulvamu
kujulur kaku lidah untuk menembus liang
dan menjelajahi dinding depan lorong vagina
sambil menguras cairan yang membanjir
menghirupnya sampai habis
dengan kau mengangkang di kursi
maka aku bisa mengoralmu
sambil jariku menusuk liang anusmu
tanpa kau lepaskan daster
tanpa kau tanggalkan celana dalam

puncak demi puncak kecil telah kau raih
tapi batangku belum tergarap
aku berdiri dan kau ganti mengoralku
sambil kau masturbasikan dirimu sendiri
ketika nafsu kian meninggi menggapai hasrat tanpa kendali
kita rebah di lantai teras
di atas lantai keramik hitam nan dingin itu kita ber-69
aku di bawah
kau di atas
cuma sebelah lubang celana dalam yang kau lepas
aku tak perlu melepas celana bermuda
cukup kau perosotkan
lalu datanglah puncak
aku ejakulasi dalam isapanmu
kau meraih orgasme total
dengan vagina menindih wajahku
berikut luapan cairan nikmatmu
yang bercampur dengan salivaku
aku sempat tersedak oleh banjiran lendirmu
di lidahku menempel beberapa helai jembutmu

terima kasih tante indrianiku
belum pernah kurasakan sensasi seperti ini
bercinta tanpa penetrasi dengan dirimu
padahal kesempatan untuk menguras birahi
dengan persetubuhan paling liar pun selalu tersedia
tapi dengan percumbuan ala orang pacaran ini
kita dapatkan kenikmatan tiada tara

aku makin menyayangimu
dan mungkin mencintaimu

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: